Jumat, 13 Maret 2015

PERBEDAAN ANTARA ILMU SOSIAL DASAR DAN ILMU SOSIAL BUDAYA

Pada semester kemarin dalam mata kuliah softskill yang dahulu nama nya adalah “ILMU SOSIAL DASAR” dan yang berlandasan dengan ilmu sosial itu sendiri atau bisa di sebut juga peran penting dalam menata kenegaraan atau bisa di sebut juga dengan bagaimana sih solusi dari menyelesaikan masalah yang ada di lingkungan hidup kita sekarang? Pada semester kemarin telah di ajarkan yang nama nya apa itu softskill. Jelas soft skill itu berasal dari bahasa inggris apabila di artikan kemampuan lembut, tetapi maksud dari softskill itu sendiri atau hakikatnya juga yaitu “INNOVATIVE SOLVING” yang mana mahasiswa disuruh bisa untuk menyelesaikan masalah dengan cepat, tepat dan akurat.
Ilmu sosial dasar menjelaskan tentang bagai mana cara kita bersosial dengan oranglain. Bagaimana kita bisa menanggapi masalah masalah sosial. Dari pelajaran tersebut sudah banyak sekali pelajaran yang dapat di ambil sebenar nya, tentunya kita dapat menyelesaikan masalah dengan cepat dan benar. Apalagi problema problema sosial di dunia yang saat ini sedang booming mungkin itu terasa lebih mudah karena ada hal nya kita terus berlatih mengasah otak untuk dapat cepat menyelesaikan masalah. Nah apabila kita memiliki ciri khas seperti adat adat budaya atau ciri khas lain nya, itu dinamakan dengan ilmu sosial budaya, yang mana menjelaskan tentang bagaimana sih caranya menghargai atau respect dengan budaya budaya oranglain, dengan mentaati hak hak asasi mereka dan sesuai dengan pancasila.
rtama, tema-tema IBD merupakan tema-tema inti permasalahan dasar manusia yang dialami dan dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, seperti tema-tema yang telah disusun oleh Konsorsium Antar Bidang yang meliputi cinta kasih, keindahan, penderitaan, keadilan, pandangan hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan.

Kedua, pada saat ini, terdapat kecenderungan bahwa ilmu atau ilmuwan sering mengabaikan sikap dan perilaku moral. Banyak di antara ilmuwan yang menganggap bahwa aspek moral itu tidak penting. Menurutnya, aspek yang lebih penting daripada moral dalam suatu ilmu adalah ontologis dan epistemologis. Apabila hal itu yang terjadi, maka ia akan mengabaikan unsur manusiawinya, kurang berbudaya, dan tidak peka terhadap perma­salahan moral. Untuk mengantisipasi hal itu, setiap sarjana dirasa perlu memahami aspek budaya.

Penyusunan buku ini disiapkan dalam beberapa aspek pokok.Mengingat tema IBD sangat luas, maka pembahasannya dilakukan dengan pendekatan multidisiplin ilmu pengetahuan, seperti budaya, filsafat, etika, dan agama. Mengingat begitu luasnya wawasan tema IBD. Dalam buku ini juga dilampirkan tulisan-tulisan ilmuwan yang berkiprah dalam masalah humaniora. Tulisan-tulisan itu bertujuan untuk pendalaman materi pokok IBD melalui pengembangan daya imajinasi dan apresiasi mahasiswa.

B. Ilmu Budaya Dasar

Ilmu Budaya Dasar (IBD) adalah salah satu komponen dari sejumlah matakuliah Dasar Umum (MKDU), sebagai matakuliah wajib yang menjadi kesatuan dengan matakuliah lain di Perguruan Tinggi.

Secara khusus MKDU bertujaun untuk menghasilkan warga negera sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut:

a.   Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan memiliki intergritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan scbagai sarjana Indonesia.

b.   Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.

c. Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalah kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.


DAFTAR PUSTAKA 
http://lutfiantotriatmojo.blogspot.sg/2015/03/perbedaan-antara-ilmu-sosial-dasar-dan.html#
https://bayu96ekonomos.wordpress.com/modul-materikuliah/modul-ilmu-budaya-dasar/

Kamis, 15 Januari 2015

Dampak dan penyebab dari pelanggaran izin terbang maskapai, serta cara membenahinya

Pada era kini moda transportasi udara atau pesawat sudah bukan hal yang lumrah lagi di kalangan masyarakat,  moda transportasi ini adalah yang paling efisien di banding dengan moda transportasi lainnya seperti laut dan darat. Mengapa dikatakan efisien? Karena  dari segi waktu sudah pasti pesawat yang paling cepat, dari segi kehematan biaya pesawat juga tidak kalah murah nya dengan transportasi darat dan laut, dari segi keamanan atau safety, menurut survey dan data penelitian kecelakaan transportasi, angka kematian yang disebabkan kecelakaan lebih rendah dibandingkan dengan transportasi di darat khususnya, Pesawat juga memiliki standar keamanan yang tinggi oleh karena itu moda transportasi ini bisa dibilang paling aman, karena itulah mengapa sekarang banyak orang lebih memilih pesawat dalam hal transport mereka.

Dibalik semua itu pesawat memiliki perhatian yang sangat serius dan sensitiv dalam segala hal, mulai dari sang pilot yang memegang kemudi di kokpit pesawat, sang pilot harus memiliki jam terbang yang memenuhi syarat dan lisensi untuk bisa menerbangkan si burung besi tersebut. Lalu persiapan pesawat mulai dari fisik nya sampai non fisik. Contoh persiapan fisik nya tentu yang berhubungan dengan badan pesawat itu sendiri, kalau non fisik tentu seperti masalah perizinan terbang, dan lainnya. Perizinan terbang adalah hal yang sangat penting dan harus dimiliki maskapai penerbangan, tanpa izin terbang maskapai tidak akan bisa  membuka rute penerbangan mereka, pada aspek inilah banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran baik dari maskapai atau pemerintah yang memberi izin terbang tersebut. 

4 penerbangan Garuda Indonesia
35 penerbangan Lion Air
18 penerbangan Wings Air
1 penerbangan Trans Nusa
3 penerbangan Susi Air.

Ketika tidak mengantungi surat izin terbang dari Kemenhub, penerbangan dibekukan dan maskapai diwajibkan mengajukan izin untuk kembali terbang.

"Sanksi pelanggaran tidak boleh terbang, dan kami meminta maskapai tersebut untuk mengajukan izin secepatnya," ujar Menhub menegaskan.

Investigasi dilakukan oleh Kemenhub dengan menggandeng Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri untuk mengungkap dugaan maskapai yang melakukan pelanggaran.

Investigasi tersebut melibatkan lima otoritas bandara, yaitu Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Kualanamu (Medan), Juanda (Surabaya), Ngurah Rai (Denpasar), dan Sultan Hasanuddin (Makassar).

Investigasi tersebut juga bertujuan untuk mengungkap pejabat-pejabat otoritas bandara yang diduga terlibat dalam pelanggaran izin penerbangan.

Sebelumnya, sudah ada tujuh pejabat baik kementerian maupun otoritas bandara yang sudah dimutasi untuk kepentingan audit dan investigasi, di antaranya dari pejabat internal kementerian terdapat dua orang yang dimutasi, yakni Kepala Bidang Keamanan dan Kelayakan Angkutan Udara merangkap Unit

Dari beberapa dampak diatas ada beberapa penyebab mengapa maskapai dapat terbang tanpa adanya izin terbang tersebut yaitu:
1. Kurangnya pengawasan dan audit terhadap maskapai yang terbang tanpa izin.
2. Kurangnya pengawasan dan audit terhadap jajaran pemerintahan yang berwenang mengeluarkan izin tersebut.
3. Kurangnya intergrasi dan komunikasi terhadap dua negara yang memberikan izin terbang.
4. Terjadi kecurangan seperti kesepakatan tertentu antara pemerintah dan maskapai agar izin terbang dapat keluar, yang dapat menguntung kan beberapa pihak saja dan merugikan banyak orang.
5. Terjadinya pergantian pemerintahan pusat, yang menyebabkan kurang fokusnya pemerintah tersebut untuk mengawasi hal ini.

Dalam hal atau masalah ini banyak sekali hal yang harus dibenahi  berdasarkan dampak dan penyebab tersebut yaitu:
1. Membenahi kinerja pemerintahan yang mengeluarkan izin terbang kepada suatu maskapai, mulai dari pemimpin atau pejabatnya yang berwenang.
2. Membekukan rute penerbangan yang melanggar izin.
3. Memberikan sanksi keras bagi maskapai yang melanggar izin terbang.
4. Memberikan syarat dan verifikasi yang ketat dalam hal pemberian izin terbang.
5. Melaksanakan integrasi dan komunikasi antar negara yang memberi izin.
6. Harus adanya kesadaran pada pihak maskapai untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan kepada penumpang, contohnya dalam izin terbang ini.
7. Harus ada kesadaran pula dari pemerintah untuk tidak asal memberikan izin kepada suatu maskapai, apalagi izin tersebut keluar karena adanya suatu gratifikasi dari maskapai kepada pemerintah yang memberi izin.
daftar pustaka
http://abelanorevo.blogspot.com/
http://www.antaranews.com/berita/473164/5-maskapai-melanggar-izin-terbang-lion-air-paling-banyak
 

Jumat, 09 Januari 2015

Dampak Globalisasi Dalam Bidang Sosial Budaya

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya
Meski sejumlah pihak menyatakan bahwa globalisasi berawal di era modern, beberapa pakar lainnya melacak sejarah globalisasi sampai sebelum zaman penemuan Eropa dan pelayaran ke Dunia Baru. Ada pula pakar yang mencatat terjadinya globalisasi pada milenium ketiga sebelum Masehi. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, keterhubungan ekonomi dan budaya dunia berlangsung sangat cepat.
Istilah globalisasi makin sering digunakan sejak pertengahan tahun 1980-an dan lebih sering lagi sejak pertengahan 1990-an. Pada tahun 2000, Dana Moneter Internasional (IMF) mengidentifikasi empat aspek dasar globalisasi: perdagangan dan transaksi, pergerakan modaldan investasi, migrasi dan perpindahan manusia, dan pembebasan ilmu pengetahuan. Selain itu, tantangan-tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, polusi air dan udara lintas perbatasan, dan pemancingan berlebihan dari lautan juga ada hubungannya dengan globalisasi. Proses globalisasi memengaruhi dan dipengaruhi oleh bisnis dan tata kerjaekonomi, sumber daya sosial-budaya, dan lingkungan alam.
Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Sosial-Budaya

- Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar.

1) Meningkatnya Induvidualisme
Dulu, kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi masyarakatnya, entah leh tradisi maupun oleh kebiasaan-kebiasaan yan berlaku. Di era globalisasi ini, kesempatan individu untuk mengatur dan menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar.

2) Pola Kerja
Pekerjaan-pekerjaan mengarah ke era perekonomian berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah tidak mengandal kerja penuh di kantor, tetapi part time job. Perempuan telah masuk dunia kerja.

3) Kebudayaan Pop
Citra, gagasan, dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat keseluruh pelosok dunia lebih daripada sebelumnya.


Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya :
Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD.

Dampak positif Globalisasi :
1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
2. Mudah melakukan komunikasi
3. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi )
4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran
5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
6. Mudah memenuhi kebutuhan

Dampak negatif Globalisasi:
1. Informasi yang tidak tersaring
2. Perilaku konsumtif
3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat

Pengaruh globalisasi sosial dan budaya.

Globalisasi dapat memperluas kawasan budaya. Globalisasi dapat timbulkan dampak negative. Akibat dari pengaruh globalisasi:

* Disorientasi, dislokasi atau krisis social-budaya dalam masyarakat.
* Berbagai ekspresi social budaya asing yang sebenarnya tidak memiliki basis dan preseden kulturalnya.
* Semakin merebaknya gaya hidup konsumerisme dan hedonisme.



Sisi negative globalisasi budaya:
· Akibatkan erosi budaya

· Lenyapnya identitas cultural nasional dan local

· Kehilangan arah sbg bangsa yang memiliki jati diri.

· Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme

· Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.]


DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Globalisasi
http://globalisasi-sosial-budaya.blogspot.com/

Kamis, 27 November 2014

Narkoba di Lingkungan kampus

Narkoba dalam lingkungan kampus memang belakangan ini semakin marak beritanya. Banyak kasus yang menjerat beberapa universitas-universitas ternama yang juga membuat namanya menjadi buruk di mata masyarakat. Oleh karena itu, saya sebagai mahasiswa tidak ingin mendapat imej buruk tersebut.Sebelum membahas lebih dalam tentang narkoba, saya akan memberikan penjelasan terlebih dahulu. Narkoba adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Macam NarkobaAdapun beberapa macam narkoba dan golongan narkoba yang sering digunakan oleh pemakai narkoba diantaranya :
  • Depresan. Contohnya morfin, heroin dan putaw. Bahan narkoba jenis ini bisa menekan system-sistem saraf pusat sehingga pemakai akan merasakan ketenangan sesaat atau tertidur serta tak sadarkan diri.
  • Stimulant. Contohnya kafein, kokain, amphetamine, sabu-sabu dan ekstasi. Narkoba jenis ini berkerja secara cepat untuk merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan yang tinggi.
  • Halusinogen. Contohnya mariyuanan, ganja dan LSD (lysergic Acid Diethylamide). Narkoba jenis ini bisa mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Pemakai akan merasakan ketenangan luar biasa dilanjutkan dengan imajinasi tinggi yang bisa mengakibatkan perilaku tidak wajar.
Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang remaja terlibat penyalahgunakan narkoba, diantaranya adalah :
  • Faktor stress. Anak-anak bisa mengalami depresi jika mendapatkan tekanan yang bertubi-tubi. Terkadang orangtua tidak mempedulikan keinginan melakukan apa yang disukai seorang anak. Apalagi jika orangtua terlalu sibuk dengan pekerjaan dan urusan pribadinya. Situai inilah yang membuat anak lari menggunakan narkoba untuk mencari ketenangan sesaat.
  • Teman pergaulan. Menurut piyoto Subur, petugas lapangan KIOS, hasrat seseorang anak yang selalu ingin tahu dan mencoba hal-hal baru ditambah lingkungan pergaulan yang sudah lebih dulu menggunakan narkoba biasa membuat mereka ikut terjerumus.
CIRI-CIRI
Seringkali orangtua tidak menyadari anaknya terlibat penyalahgunaan narkoba. Mereka biasanya baru sadar jika anak mengalami over dosis. Sebagai orang tua, upaya pencegahan masih bisa dilakukan salah satunya dengan mengenali sejak dini penyalah gunaan narkoba pada anak.Seperti apa gejalanya? Dijelaskan A. Kasandra Putranto, psikolog dari Kasandra Associates Jakarata, ada beberapa ciri fisik dan perilaku yang bisa dilihat jika anak sudah terlibat penyalahgunaan narkoba. Berikut ciri fisik serta dampaknya jika seseorang tekena narkoba :
  • Mata merah. Ini menjadi cirri fisik yang paling sering terjadi untuk semua jenis pemakaian narkoba.
  • Bau badan. Biasanya pemakai berkeringat dan memiliki bau badan khas atau menyengat. Mereka yang memakai putaw biasanya jarang mandi dan baju yang dipakai itu-itu saja. Selain itu rambut lebih terlihat berminyak dan mudah rontok.
  • Pernapasan lambat dan dangkal. Hal ini menyebabkan pemakai mengambil napas cepat seperti setelah berolahraga.
Selain ciri fisik, ada juga perilaku yang mengindikasikan seseorang mulai menggunakan narkoba, diantaranya :
  • Aktivitas tidur terganggu. Pengguna narkoba biasanya sering tidur atau bermalas-malasan sepanjang hari atau sebaliknya.
  • Perubahan perilaku makan dan minum. Mereka bisa menjadi seseorang yang tidak menyukai makan atau makan secara berlebih.
  • Menjadi pribadi emosional dan sensitive. Pemakai narkoba lebih cepat tersinggung. Kesalahan kecil dari orang lain dianggap sebagai masalah besar yang mengganggu kepentingannya.
  • Kekacauan cara berpikir. Bagi mereka yang rutin menggunakan obat terlarang, biasanya cara berpikirnya kacau dan sulit berkonsentrasi.
  • Perubahan peer. Lingkungan pergaulan mereka lama-lama akan berubah drastis
  • Kebutuhan uang bertambah. Pemakai narkoba biasanya mulai merongrong keluarga untuk menyediakan sejumlah uang untuk membayar sesuatu
Menurut saya ada cara benar dan mungkin saja tepat dalam kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan kampus.
1). Pemeriksaan Narkoba menjadi kegiatan yang wajib ada dalam penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran tiap tahun (Rencana Bisnis Anggaran) di sekolah dan Kampus, Kalau sekolah dan Universitas milik pemerintah biaya tersebut bisa diminta dalam anggaran rupiah murni (APBN) karena berhubungan dengan tupoksi. Kalau pemerintah bilang tidak punya uang ya dimintakan dari anggaran subsidi BBM bagi kendaraan roda 4 (empat) plat hitam yang menurut saya tidak layak di subsidi

.2). Setiap calon siswa / mahasiswa baru wajib diperiksa pemeriksaan narkoba sebagai syarat kelulusaan penerimaan siswa / mahasiswa.

3). Setiap siswa yang akan melaksanakan ujian kenaikan tingkat wajib dilaksanakan pemeriksaan Narkoba, hal ini mendorong untuk siswa untuk takut secara moral untuk menggunakan dan mencoba barang haram tersebut, karena apabila mencoba dan kemudian kecanduan pastinya dia akan berfikir tidak akan naik kelas.

4). Dilaksanakan kegiatan 4 kali dalan setahun kegiatan random sampling (misalnya 50 siswa dari 600 siswa) yang dilaksanakan secara dadakan yang hasilnya di umumkan tetapi tanpa menyebut siswa / mahasiswa. Dengan ada’nya kegiatan pemeriksaan narkoba dadakan (waktu dan hari tidak diberitahukan) 4 kali dalam setahun membuat bagi yang sudah mencicipi / mencoba akan berfikir 1000 kali untuk menggunakan lagi karena rentang waktunya pendek.

5). Bagi siswa yang akan melaksanakan Ujian Nasional / Mahasiswa mengajukan Skripsi dan ketika menerima dokumen kelulusan wajib memeriksakan pemeriksaan Narkoba dari lembaga / Badan / Rumah Sakit Ketergantungan Obat yang ditetapkan oleh pemerintah.

6). Melaksanakan kegiatan gabungan Prevensi Pencegahan Bahaya Narkoba berupa seminar / inhouse Trainning berkerjasama dengan panti rehabilitasi / Rumah sakit ketergantungan Obat / Badan Narkotika Nasional, pihak sekolah sebaiknya menghadirkan mantan pengguna yang sudah khilaf untuk berbagi pengalaman. Karena peran mantan pengguna berbagi pengalaman bagi siswa dan mahasiswa akan sangat efektif bila hanya diceritakan oleh guru / dosen.


DAFTAR PUSAKAhttp://erlandnova.blogspot.com/http://ditnarkobajabar.org/berita-153-tips-mengenal-ciriciri-anak-pengguna-narkoba.htmlhttp://edukasi.kompasiana.com/2013/06/15/pencegahan-penyalahgunaan-narkoba-di-sekolah-kampus-569124.htmlhttp://belajarpsikologi.com/pengertian-narkoba/

Rabu, 15 Oktober 2014

Konflik Pribadi dan Cara Mengatasinya

Saya disini akan menceritakan tentang masalah pribadi saya dan cara menghadapi masalah pribadi tersebut.


Contoh masalah pribadi yang akan saya ceritakan ini sudah terjadi beberapa tahun silam, dan banyak sekali memberi arti pada hidup saya sendiri


    Pada saat itu tepatnya 3 tahun silam saya dan rekan rekan saya mengadakan jalan jalan ke daerah jakarta, saya dan rekan rekan saya berkendara menggunakan sepeda motor ada sekitar 6 motor karena kami hanya jalan jalan biasa. Disaat sebelum saya berangkat saya berbohong kepada orangtua saya, saya hanya bilang main biasa dirumah teman saya tidak pergi jalan jalan ke jakarta padahal disaat itu juga orang tua saya juga sudah berkata"jangan pergi nak, lebih baik dirumah saja temenin mama" tapi disaat itu saya bersikeras untuk pergi. Disaat itu saya berangkat pukul 3 sore, saya belum ada feeling apa-apa tapi sebenernya saya ragu untuk pergi karena ucapan orangtua saya tersebut yang sebenernya tidak menginjinkan saya pergi.
    Lalu ketika saya berada didaerah prumpung peristiwa naas itupun terjadi terhadap diri saya, saya terserempet oleh mobil dan saya langsung terpental menabrak batu besar yang ada pada pertigaan jalan saat itu saya hampir pingsan karena banyak luka dan kaki saya hampir mati rasa karena kerasnya benturan lalu saya dibawa ke rumah warga untuk dievakuasi disana saya merintih kesakitan karena kaki saya tidak bisa digerakan sama sekali. Tidak beberapa lama saya diantar pulang oleh warga tersebut dan saya langsung dibawa kerumah sakit terdekat untuk penanganaan lebih lanjut setelah itu saya langsung dibawa kerumah, disitu saya sempat berpikir keras apakah ini akibat berbohong kepada orang tua sendiri? disitu saya sangat menyesal karena sampai beberapa minggu saya tidak bisa mengikuti pelajaran disekolah.
    Setelah beberapa minggu saya dirawat dirumah saya selalu berpikir gimana kalau saya cacat dan tidak bisa beraktivitas seperti sediakala, saya terus berpikir sepanjang hari karena kejadian itu tapi didalam diri saya, saya akan berjanji kalau saya tidak akan pernah berbohong kepada orang tua saya
tapi disaat itu juga saya berterima kasih kepada tuhan karena telah memberikan pelajaran yang membuat saya tersadar dari sikap saya yang berbohong kepada orang tua, untung saja tuhan memberi saya kesempatan hidup sekali lagi untuk menginstropeksi diri saya untuk lebih baik kedepan dan membuat saya bisa bersikap baik kepada orangtua saya.

Kesimpulanya, tanamkan sikap jujur mulai dari sekarang karena kejujuran dari diri kita sendiri dan jujur terhadap orangtua niscaya doa akan selalu menyertai anda!

Kamis, 25 September 2014

I Miss You Kopasus

                                                                          
 Tiba-tiba gue jadi kangen sama anak-anak kopasus yang sekarang udah terpisah diberbagai belahan indonesia-_-*cielah. Kangen kalau lagi ngecengin, kangen kalau lagi main futsal rame banget bisa sampe 25 orang udah kaya mau hajatan rame banget wkkwk. kangen kalau lagi main poker ya (ya walaupun gue gak begitu bisa), kangen kalau lagi kuliner lo bisa bayangin kan anak-anak kopasus ke tebet cuman buat makan nasgor zzzzz padahal dibekasi banyak tinggal pilih mulai -_- mungkin lagi gabut kali ya wkwk, kangen juga waktu gue jatoh*skip skip -_- masa iya gue kangen pas gue jatoh ya mungkin karena jatohnya sama kopasus jadinya rada berkesan :(( sampai saat ini gue belum bisa ngelupain kejadian terTai itu. Gue jatoh inget banget sama si rifa itu padahal dari bekasi gue nyanyi *meyendiri nikmati malam yang gak berbintang tanpa rembulan* ya itu hanya sepengal lagu yang kami nyanyikan mungkin karena terlalu menikmati suasana akhirnya kami terpelanting dan nabrak batu segede gaban lebih kayanya dah gede dah pokoknya gede banget dah sumpah gak bohong*apasih-_- wkwkwkkw tapi ya ada hikmahnya juga lah dari setiap musibah pastinya gue dapet hikmah kalau mau keluar rumah wajib banget pamitan sama ortu! denger tuh kalau gakmau celaka kaya gue-_- tapi ya gue jadiin pengalaman aja lah hahaha. Gue juga kangen kalau nonton tuh kopasus mah apa aja ditonton yang penting bareng bareng, ye ga ? pastilah hahaha. kadang habis nonton kita bertepi ya sekedar menepi dalam kata lain adalah makan-_-* ribet banget bilang makan aja zzzz-_- wkkwkwk ya tapi kita sudah berpisah pisah semua ada yang dibandung, ada yang dimalang, ada yang lagi pelatihan polisi juga mencar mencar dah pokoknya :( ya tapi namanya hidup jalanin sajaa semoga nanti kita masih bisa main bareng! wajib itu! yaaa walaupun gak kaya dulu dulu. ya gue doain lo semua semoga sukses semua!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!